Kabar Lutih

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al-Amin, Ma’had Ali Hasyim

Kiai Abdul Hamid, didampingi perangkat desa dan tokoh masyarakat Pakuan Jaya – Negeri Pakuan, melakukan peletakan batu pertama untuk menandai pelaksanaan Pembangunan Masjid Al-Amin yang berlokasi di komplek Pondok Pesantren Ma’had Ali Hasyim (d/h Hidayatul Mubtadi’ien) Kampung Lutih, Pakuan Jaya, Negeri Pakuan, BP Peliung, OKU Timur, Rabu Wage (15/9/2021).

Pada kesempatan itu, Kiai Abdul Hamid yang juga pengasuh Ma’had Ali Hasyim, mengungkapkan rasa syukurnya bisa bergotong royong bersama masyarakat untuk bersama-sama menjadikan Masjid Al-Amin sebagai masjid kebanggan bersama.

“Saat nanti pembangunan masjid ini selesai, ayo kita jaga bersama-sama dan isi masjid ini dengan sholat berjamaah dan pengajian-pengajian sehingga rumah Allah ini tidak sekedar megah bangunannya, tetapi harus semarak dengan kegiatan dakwah dan ibadah,” kata Kiai Hamid.

Kiai Hamid juga mengungkapkan alasan mengapa peletakan batu pertama ini dilaksnakan pada hari Rabu Wage. Menurutnya hari Rabu yang dimulai dengan huru R merupakan simbol yang mewakili potensial atau bakat.

Orang dengan huruf R pada awal namanya biasanya suka akan alam, dan toleransi tinggi, pekerja keras dan tidak mudah menyerah. Ia punya passion tinggi serta mau belajar mengerti orang lain.

Huruf R juga melambangkan kebajikan, kuat dan menyenangkan. Orang-orang ini dapat berteman dengan mudah. Mereka menghargai cinta, nilai dan kebaikan orang lain.

Sementara Rabu Wage menunjukkan karakter yang suka mengayomi, membimbing dan juga melindungi sesamanya. Seseorang dengan weton Rabu Wage termasuk orang yang setia, amanah, penurut, dan selalu berusaha mendapatkan hasil yang terbaik dalam hal apapun.

Pembangunan Masjid Al-Amin ini sebenarnya bukan pembangunan baru, melainkan rehabilitasi dari masjid yang lama yang kondisinya sudah tua dan perlu banyak perbaikan di sana-sini. Agar tidak tambal sulam, maka masyarakat Kp. Lutih sepakat untuk merehabilitasi total bangunan Masjid Al-Amin kebanggaan mereka.

Masjid Al-Amin sendiri dibangun pertama kali pada tahun 1995 dimana pembangunan dan peletakan batu pertamanya saat itu dilakukan oleh Almaghfurlaoh Almukarom KH. Ali Hasyim, yang merupakan orangtua kandung Kiai Abdul Hamid.

Sebelum dilakukan peletakan batu pertama sebagai penanda dimulainya rehabilitasi total kali ini, masyarakat sekitar berkumpul di areal Masjid Al-Amin untuk melakukan do’a bersama yang dipimpin Kiai Abdul Hamid untuk memohon kelancaran dan keamanan selama jalannya proses pembangunan mulai dari hari awal hingga akhir nanti.

Untuk memperlancar jalannya pembangunan, Panitia Pembanguna Masjid Al-Amin, Kp. Lutih, Pakuan Jaya, Negeri Pakuan menerima donasi dari masyarakat umum dimanapun berada. Donasi bisa dalam bentuk wakaf, infaq atau hibah dan dapat dilakukan melalui transfer ke:

Bank Sumselbabel dengan No. Rek. 16609010659

(a/n. Hidayatul Mubtadi’ien)

Untuk memudahkan verifikasi donasi, mohon tambahkan angka 99 pada dua digit terakhir donasi Anda. Contoh, Rp. 100.099,-

Dibaca 731 x, Total 4 x

Leave a Reply

Your email address will not be published.